SUNAT LEM MODERN DI SOLO, JADI SOLUSI UNTUK BAYI BALITA
085-642-400-545

Sunat lem modern di Solo hadir untuk memberikan kemudahan dalam proses sunat. Kemajuan teknologi yang terus mendorong munculnya berbagai inovasi. Khitan pada zaman dahulu dengan menggunakan metode sayatan. Namun saat ini, proses sunat menggunakan peralatan modern, salah satunya menggunakan lem. Mungkin saat ini Anda pernah mendengar tentang metode sunat lem.
Sesuai dengan namanya, metode ini menggunakan cairan perekat khusus yang berguna untuk menutup luka setelah sunat. Metode sunat ini sebebanrnya tergolong baru, namun penggunaan lem dalam dunia medis ada sejak lama. Bahkan metode ini dianggap efektif untuk menyatukan bagian tubuh yang terluka, tanpa membutuhkan jahitan.
Sunat Lem Modern di Solo Jadi Pilihan Bayi Balita
Sunat dengan metode lem yakni proses penyatuan hasil pemotongan kulup saat sunat. Untuk proses pemotongannya dengan menggunakan electric cauter, Gomco, Winkel. Perlu Anda ketahui bahwa metode ini akan tetap membutuhkan keahlian khusus dalam merapikan hasil sunat. Dengan menggunakan lem, maka bisa merekatkan bekas potongannya dan luka sunat juga akan lebih cepat sembuh. Tentu saja metode ini sangat cocok untuk bayi balita. Berikut ini adalah beberapa kelebihan sunat lem modern.
Tidak Membutuhkan Jahitan
Sebagian besar anak balita merasa takut saat akan melakukan sunat. Bahkan, kebanyakan anak yang mengalami trauma, karena takut dipotong dan dijahit. Memang kesan dijahit menjadi kata yang cukup menyeramkan bagi sebagian anak balita. Namun dengan menggunakan metode ini, tidak membutuhkan proses penjahitan. Oleh karena itu, perasaan takut anak yang akan sunat dapat diminimalisir.
Pengerjaan dalam Waktu Singkat
Dengan tidak membutuhkan jahitan, maka proses sunat lem modern di Solo menjadi singkat. Waktu pengerjaannya yang singkat akan sangat bermanfaat bagi bayi balita yang sangat penakut atau hiperaktif. Jika memilih metode konvensional, tentu saja membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Berbeda dengan metode lem yang membutuhkan waktu sekitar 13 hingga 15 menit saja.
Penyembuhannya Lebih Cepat
Dengan cara mengaplikasikan lem, luka sunat dapat menyatu pada waktu yang singkat. Apalagi tidak lagi membutuhkan jarum serta benang jahit. Sementara, peradangan akibat benang yang termasuk benda asing bagi tubuh bisa diminimalisir. Metode sunat ini pilihan tepat dengan proses penyembuhannya relatif lebih cepat.
Hasil Sunat Lebih Estetis
Sunat teknik lem saat ini semakin populer karena memberikan hasil yang jauh lebih bagus daripada metode konvensional. Tidak adanya bekas jahitan pada kulit kulup yang sudah terpotong sehingga bekas luka terlihat lebih mulus. Untuk hasil sunat lem modern di Solo mulai terlihat pada minggu pertama hingga minggu keenam. Bahkan teknik ini juga minim risiko komplikasi. Tidak heran jika sebagian besar orang lebih mementingkan estetika dengan memilih sunat metode lem.
Perawatan Pasca Sunat
Meskipun metode sunat ini terbilang canggih dan minim risiko infeksi. Untuk menghindari efek negatif, akan lebih baik menerapkan tips perawatan yang benar. Berikut ini adalah tips perawatan pasca sunat lem.
Minum Obat Anti Nyeri
Meski rasa nyeri berkurang, namun tetap mengganggu aktivitas anak. Untuk itu, orang tua perlu memastikan anak mengonsumsi obat antibiotik. Jika membelinya dari klinik, obat tersebut hanya untuk tiga hari konsumsi.
Hindari Sentuhan dan Gesekan
Anak yang selalu aktif seringkali mengabaikan luka pasca sunat. Hal ini mengakibatkan luka tersebut terkena gesekan celana. Jika membiarkannya, penyembuhan luka menjadi lebih lama. Sebagai solusinya, Anda bisa memakaikan anak celana dalam khusus pasca sunat.
Gunakan Pakaian Longgar
Pasca sunat lem modern di Solo, bisa memakaikan anak pakaian longgar. Alat vital yang setelah disunat biasanya menjadi lebih sensitif. Meski terkena sentuhan sedikit, namun akan tetap terasa nyeri. Orang tua bisa memakaikan celana longgar untuk anak, seperti sarung. Dengan menggunakan sarung, akan memudahkan anak selama berjalan dan buang air kecil.
Jaga Kebersihan Alat Vital
Mandi termasuk salah satu upaya dalam menjaga kebersihan. Namun metode ini memiliki kelemahan yakni pantang terkena air. Cipratan air tersebut bisa membuat luka sunat lem lebih sulit kering. Jika ingin memandikan anak, maka bisa memakaikan celana anti air.
Kurangi Bergerak
Orang tua bisa memastikan anak tidak banyak bergerak setelah proses sirkumsisi. Dengan menggunakan celana sunat bisa membantu mengurangi efek gesekan.
Konsumsi Makanan yang Mengandung Protein
Protein adalah zat utama dalam tubuh yang bisa membantu menyembuhkan luka. Semakin banyak jumlah protein, maka proses penyembuhan lebih cepat. Orang tua bisa memberikan telur, brokoli, dan daging merah pada anak. Jika masih bayi, ketiga bahan tersebut bisa dijadikan MPASI.
Untuk bisa menjawab kebutuhan sunat dan kekhawatiran akan sunat, Rumah Sunat Solo Baru menjadi solusinya. Hadirnya sunat lem modern di Solo yang bisa memberikan kemudahan dengan pilihan metode yang ada. Pastinya metode sunat yang digunakan lebih praktis dan juga tetap aman. Terlebih bagi anak laki-laki yang akan sunat, metode sunat modern menjadi pilihan terbaik.

