4 HAL YANG MENYEBABKAN PROSES PENYEMBUHAN KHITAN MENJADI LAMA
Rumah Sunat Saradan – 08125941949

Ayah bunda tahukah bahwa ternyata proses penyembuhan paska khitan tiap anak berbeda dan ini menjadi sesuatu yang unik…
Mungkin kita seringkali melihat ada 2 orang anak yang menjalani khitan dengan usia yang sama, dengan metoda yang sama, dengan obat paska khitan yang sama tetapi kecepatan penyembuhannya berbeda.
Anak yang satu dalam waktu 2 hari sudah berjalan biasa seperti sudah sembuh dan tidak mengeluh nyeri sama sekali, sedangkan anak yang satu masih terkekeh kekeh jalannya sambil menahan nyeri.
Nah pada kesempatan ini kami akan merangkum faktor- faktor yang membuat proses penyembuhan khitan menjadi memanjang.
1. Phymosis / perlengketan kulup
Phimosis adalah kondisi ujung kulup yang menyempit yang diujung kulup/prepotium yang diikuti dengan perlengketan dengan kepala penis.
Untuk mencapai hasil khitan yang baik dan estetik maka perlengketan ini harus dipisahkan. Nah bekas perlengketan ini yang akan menimbulkan lecet pada kepala penis sehingga menimbulkan nyeri dan mengeluarkan serum / getah perlengketan yang akan memperlama proses penyembuhan.
Secara umum anak dengan perlengketan pada kulup akan merasa lebih nyeri dan proses penyembuhan yang memanjang paska khitan dibandingkan dengan yang yang tidak ada perlengketan.
2. Hygiene yang rendah.
Salah satu faktor penting yang menunjang penyembuhan luka adalah kebersihan.
Luka khitan yang terawat dengan bersih dan kering akan lebih cepat proses penyembumbuhannya dibandingan dengan luka khitan yang kondisinya kotor, lembab dan tidak terawat.
3. Ukuran Penis.
Anak dengan ukuran penis normal dan kecil dengan usia lebih kecil akan lebih sembuh di bandingkan dengan anak dengan usia lebih besar dengan ukuran penis lebih besar.
Anak dengan dengan ukuran penis yang besar dengan usia yang lebih besar akan mengalam fase ereksi di waktu waktu tertentu, misal pada pagi hari.
Kondisi ereksi akan mengakibatkan penis mudah bengkak sehingga memperpanjang proses penyembuhan dan meningkatkan resiko persarahan paska khitan.
4. Berpantang makan.
Salah satu faktor yang menunjang peroses penyembuhan adalah asupan gizi yang cukup.
Sangat dianjurkan setelah khitan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi protein seperti telur, daging dan ikan.
Tradisi desa yang mengharuskan anak untuk berpantang makan makan yang mengandung tinggi protein akan dapat memperpanjang prose penyembuhan paska khitan.
Demikian tadi ayah bunda hal hal yang dapat mempengaruhi proses penyembuhan luka paska khitan pada ananda, semoga bermanfaat.
Untuk informasi lebih lanjut seputar masalah khitan silahkan kunjungi kami di rumahsunatsaradan.com atau WA ke nomor 08125941949.

