081-2326-2068 // MANFAAT SUNAT BAYI || RUMAH SUNAT TERPERCAYA DI TARIK – SIDOARJO
Rumah Sunat Sidoarjo – 081-2326-2068
Sudah Pernahkah Ayah Bunda Mendengar Istilah Sunat Bayi ,,,,
Masa bayi adalah masa “keemasan” sekaligus masa kritis perkembangan
seseorang. Dikatakan masa “kritis” karena pada masa ini bayi sangat peka terhadap
lingkungan dan dikatakan masa “keemasan” karena masa bayi berlangsung sangat
singkat dan tidak dapat diulang kembali. Tentu masa ini tidak mau terlewatkan ayah
bunda dengan begitu saja,,,,,,,,
Ayah bunda akan miris ngilu kasihan,,,jika mendengar kalimat “sunat” apalagi
dilakukan pada bayi. Bagi sebagian masyarakat khitan bagi sunat bayi adalah
sebuah perkara yang sangat tidak wajar dan hampir sering menjadi perdebatan
tentang itu. Berkhitan (ada yang menyebutnya dengan ‘sunat’,-pen) adalah
memotong kulit yang menutupi kepala/ujung kemaluan bagi laki-laki.
Tujuan Sunat atau Khitan Bayi,,,,,
Tujuan sunat bayi adalah untuk menjaga agar disana tidak terkumpul kotoran, juga
agar leluasa untuk kencing. Terdapat banyak manfaat sunat bayi jika dilihat dari sisi
medis. Bayi yang disunat dapat menurunkan risiko terjadinya infeksi pada kulit kulup,
infeksi saluran kemih, penyakit menular seksual, phimosis (kondisi dimana kulit
kulup tidak dapat ditarik ke belakang), hingga kanker di area penis.
Apa alasan dilakukan Sunat Bayi ,,,,,
Sunat pascalahir atau sunat bayi biasanya dipilih oleh orang tua untuk alasan
nonmedis, seperti kepercayaan agama atau keinginan pribadi, yang mungkin
didorong oleh norma masyarakat. Di luar bagian Afrika dengan prevalensi HIV/AIDS
yang tinggi, posisi organisasi medis besar dunia terhadap sunat pascalahir
nonterapis berkisar dari memiliki sejumlah manfaat kesehatan dan kebersihan yang
lebih besar daripada risiko kecil, hingga memandangnya sebagai tidak bermanfaat
dengan risiko yang cukup berbahaya. Tidak ada organisasi medis besar yang
menyarankan sunat pascalahir secara universal dan tidak ada pula yang
menyerukan larangan.
Royal Dutch Medical Association, yang mengemukakan beberapa tentangan terkuat
terhadap kebiasaan sunat pascalahir, berpendapat bahwa sekalipun ada alasan kuat
untuk melarangnya, melakukan hal tersebut juga dapat membuat orang tua yang
bersikeras melakukan pembedahan tersebut berpaling pada praktisi yang tidak
berahli ketimbang pekerja medis. Argumen yang menjaga pembedahan ini agar
tetap dalam lingkup profesional medis ditemukan di semua organisasi medis besar.
Sebagai tambahan, organisasi-organisasi tersebut menyarankan profesional medis
untuk memberikan beberapa pilihan pada orang tua, yang umumnya berdasarkan
pandangan agama atau budaya, dalam keputusan mereka untuk menyunat.
Fakta Apa Jika Bayi Belum Disunat atau Dikhitan,,,,,
Bayi atau anak laki-laki yang belum disunat umumnya berisiko lebih tinggi
mengalami ISK mulai 4 sampai 10 kali lipat. Hipotesisnya adalah bakteri bisa
bersembunyi dan terbentuk di bawah kulup dan masuk ke saluran kemih. Sebuah
studi yang dilakukan oleh periset McGill University, menghitung bahwa risiko infeksi
mungkin sekitar 88% lebih rendah pada anak laki-laki yang telah disunat. Sunat
Bayi dapat meningkatkan kebersihan alat kelamin pada anak laki-laki.
Jika si kecil menderita ISK, maka kemungkinan besar ia akan dirawat di rumah sakit
dan diberi antibiotik melalui infus. Karena hal ini berisiko terkena infeksi yang
berlanjut ke aliran darah atau ke organ lain.Jika infeksi menyebar ke saluran kemih
bagian atas, seperti ginjal, bisa menyebabkan jaringan parut dan gagal ginjal. Dan
jika bakteri masuk ke aliran darah bayi, mungkin ada komplikasi yang mengancam
jiwa, lebih mengerikan dibanding dengan sunat bayi. Sedapat mungkin hindari
terjadinya ISK pada anak terutama pada bayi mengingat risiko-risiko yang telah
disebutkan di atas.
Apa Komplikasi pada Sunat Bayi ,,,,
Sunat neonatal umumnya aman bila dilakukan oleh dokter yang berpengalaman.
Komplikasi akut yang paling umum adalah perdarahan, infeksi, dan penghilangan
kulup baik terlalu banyak maupun terlalu sedikit.Komplikasi ini terjadi kurang dari
1%, dan merupakan mayoritas dari semua komplikasi sunat akut di Amerika Serikat.
Komplikasi minor dilaporkan terjadi 3%.Tingkat komplikasi yang spesifik sulit untuk
ditentukan karena data komplikasi kurang dan inkonsistensi dalam klasifikasinya.
Komplikasi akan lebih besar ketika prosedur ini dilakukan oleh orang yang tidak
berpengalaman, dalam kondisi yang tidak steril, atau ketika anak berada pada usia
yang lebih tua.Komplikasi akut yang disignifikan jarang terjadi,sekitar 1 dari 500
pada bayi yang baru lahir di Amerika Serikat. Tingkat kematian akibat sunat
diperkirakan 1 dari setiap 500.000 prosedur neonatal di Amerika Serikat. Komplikasi
lain mungkin termasuk penis tersembunyi, fistula uretra, dan stenosis
meatus.Komplikasi ini dapat dihindari dengan teknik yang tepat, dan sering dapat
diobati tanpa memerlukan kunjungan ke Rumah Sakit.
Sunat tidak mengurangi sensitivitas penis, membahayakan fungsi seksual, ataupun
mengurangi kepuasan seksual.Pada tahun 2010 Asosiasi Medis Belanda Royal
menyebutkan bahwa "komplikasi di area seksualitas" telah dilaporkan. Selain itu,
prosedur ini dapat membawa risiko respon nyeri yang tinggi untuk bayi yang baru
lahir dan ketidakpuasan dengan hasilnya.
Ayah bunda tidak perlu risau bagaiamana perawatan yang harus
dilakukan setelah bayi disunat atau dikhitan,,,,
Berbeda dengan sunat ketika anak laki-laki sudah cukup besar, bayi belum bisa
memberi tahu Anda keluhan apa yang ia rasakan. Bayi juga tentu belum bisa
menjaga area penis tetap higienis dan sehat setelah sunat. Karena itu, penting bagi
orangtua untuk memerhatikan panduan merawat bayi setelah sunat di bawah ini.
- Jaga agar tetap bersih
Hal yang paling penting dalam merawat bayi setelah ia disunat yaitu jaga area penis
dan selangkangan tetap bersih. Setiap popoknya diganti, bersihkan area tersebut
dari kotoran bayi dengan menggunakan lap. Anda dapat membersihkanya dengan
sabun dan air hangat.
Setelah itu, jangan lupa untuk mengeringkan area tersebut sampai tuntas untuk
mencegah terjadinya iritasi. Gunakan handuk atau kain lembut agar tetap terasa
nyaman di kulit bayi.
- Lindungi penis sebaik mungkin
Setelah sunat, penis bayi Anda akan dibalut dan biasanya balutan tersebut akan
lepas ketika ia pipis. Beberapa dokter anak mungkin menyarankan Anda untuk
membalutnya kembali, tapi ada beberapa dokter anak juga yang menyarankan untuk
tidak dibalut kembali.
Jadi, sebaiknya coba Anda konsultasikan kepada dokter anak Anda masing-masing.
Jika Anda diminta untuk membalut penis bayi Anda kembali, biasanya Anda akan
disarankan untuk mengoleskan petroleum jelly di ujung penis bayi sebelum Anda
membalutnya kembali dengan kasa steril. Hal dilakukan agar kasa tidak melekat
pada kulit.
Akan tetapi, jika dokter menyarankan untuk tidak membalut kembali, yang Anda
lakukan hanya mengoleskan petroleum jelly atau salep antibiotik setiap popok bayi
Anda diganti. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi gesekan antara penis bayi
Anda dengan popok yang ia pakai.
- Gunakan popok dobel
Hal ini bersifat opsional (boleh dilakukan dan boleh tidak). Namun, penggunaan
popok dobel dapat mengurangi nyeri yang dirasakan bayi. Popok dobel tersebut
dapat menjadi “bantalan” bagi penis bayi dan mengurangi tekanan pada daerah
tersebut setiap ia bergerak.
- Hati-hati ketika memandikan bayi
Jika bayi baru disunat, Anda tetap boleh memandikannya. Mandi dengan
menggunakan spons mandi atau lap air hangat lebih dianjurkan pada dua hari awal
setelah sunat.
Setelah itu, Anda boleh memandikan bayi Anda dengan normal kembali. Mandikan
bayi Anda dengan menggunakan air hangat setiap hari selama seminggu. Akan
tetapi, jangan sampai airnya terlalu panas ya,,,,
- Berikan obat pereda nyeri jika diperlukan
Tanda yang dapat dilihat jika bayi anda kesakitan yaitu menangis, tidak mau tidur,
dan tidak mau makan. Pada 24 jam pertama setelah sunat, Anda dapat memberikan
obat pereda nyeri. Perhatikan dosis dan petunjuk pemakaian yang disarankan oleh
dokter.
Hal yang harus diperhatikan pada bayi setelah sunat,,,,,,,,,
Setelah sunat, ujung penis bayi Anda akan terlihat sedikit kemerahan atau
kekuningan selama 7 hingga 10 hari. Anda harus memperhatikan penyembuhan
luka pada bayi Anda karena jika ditemukan adanya komplikasi, Anda harus segera
membawa bayi Anda ke dokter. Segera bawa bayi Anda ke dokter jika Anda
menemukan gejala-gejala berikut ini.
- Kemerahan pada ujung penis yang makin memburuk setelah 3 sampai 5
hari.
- Kemerahan pada kulit yang menyebar hingga ke perut dan kaki.
- Darah yang mengalir lebih banyak daripada yang biasanya (lebih dari
seperempat luas popoknya).
- Cairan kekuningan yang mengalir dari luka sunatan.
- Bayi Anda mengalami demam.
- Bayi Anda rewel, menangis dengan kuat, tidak mau makan atau muntah.
- Bayi Anda sulit kencing setelah sunat.
Sunat Bayi Sidoarjo,,,,,
Sunat Bayi Sidoarjo sebagai sentra layanan sunat dengan tenaga medis yang
professional dan berpengalaman dalam dunia persunatan telah mengkhitan ratusan
bayi, anak maupun dewasa.
Jenis layanan sunat unggulan ini meliputi; Sunat Bayi, Sunat Anak Gemuk, Sunat
Dewasa dan Sunat Perbaikan. Selain menggunakan metoda terkini, tempat khitan/
Sunat di Sunat Bayi Sidoarjo sangat nyaman. Ruang tunggu didesain senyaman
mungkin. Ruang tindakannyapun sangat nyaman seperti berada dikamar sendiri.
Bagaimana dengan ayah bunda, masihkah miris dengan istilah sunat bayi ?????
Rumah Sunat Sidoarjo
Alamat : Jl. Pilang RT 23, RW 11, Kec. Wonoayu, Kab. Sidoarjo
081-2326-2068
